Terima kasih atas informasi aktivitas dan undangan untuk menghadiri Temu Komunitas Film (KKFBK) yang akan diselenggarakan. Semoga kita dapat bekerja sama lebih lanjut.
Tiga Hal yang masih jadi persoalan genting dalam setiap gagasan pengembangan budaya:
1 – Ketidakjujuran; ini adalah pangkal terpuruknya Nusantara sejak berabad-abad. Karena itu di forum nanti hal Kejujuran, meski nampak sebagai soal Klise, harus menjadi prioritas utama sebagai landasan PERJUANGANNYA.
2 – Ketidakguyuban; sebagai bangsa yang memiliki budaya sangat guyub, secara sistematis telah berabad-abad di didik menjadi bangsa yang semakin jauh dengan Keguyuban. Maka Keguyuban atawa Kebersamaan harus secara ketat menjadi frame di dalam semua kegiatan yang dilaksanakan. Individualisme harus di letakan dalam ruang keyakinan pribadi, bukan di ruang kerja sosial.
3 – Berkembangnya politik adudomba antar unsur budaya; Politik lawan Seni; Seni lawan Eknomi; Pendidikan lawan Filsafat; Tenologi lawan Sastra; dst.dst. Karena itu, alangkah indah dan strategisnya jika dalam forum nanti, persoalan keutuhan dan harmonisasi budaya menjadi bagian utama yang harus dihasilkan. Harmonisasi: Seni, Ekonomi, Politik, Teknologi, Pendidikan, Sastera, Filsafat, dst.
Untuk konco-koncoku alumni SMPM SIMPON 3 (lulusan 1972) juga SMAN 3 Warung Miri yang seangkatan dg YASUDAH, yang masih bercokol di Solo. Kalau ada yang membaca forum ini, ayo kita sekalian reuni2an. ( hehe.. numpang promosi, mumpung ada kesempitan hehe, mtrnwn )
Sebuah kabar gembira bagi perfileman berbasis komunitas, jika ada kongres semacam ini seakan mengurai benang dalm jerami. seakan kita sedang membuat jejaring bersama seperti halnya nelayan yang mau nangkap ikan pake jaring… nah kongres itu adalah pembuatan jaring tersebut.
Saya pribadi mungkin juga tergolong pembuat film berbasis komunitas tersebut.
Tapi saya sendiri tidak punya komunitas, tapi sering main iberbagai komunitas film….
Semoga kongres ini bermanfaat bagi sejarah perfileman Indonesia.
kalau boleh usul, jangan ada panel paralel dong. belajar dari kongres-nya masyarakat seni pertunjukan bulan desember kemarin, agak menyebalkan kalau ada 2 panel yang menarik tapi tabrakan jadwalnya. Daripada harus ber-panel paralel, mungkin lebih baik difokuskan dulu panel2 atau isu-isu mana yang paling mendesak.
Telat daftar, karena beberapa hari ini ngak cek email…baru kirim tanggal 5 Maret, formulir pendaftarannya, salam dari Komunitas pembuat Film Pendek Kampus Untirta-Serang-Banten…(tv komunitas untirta tv)
Gagasanya bagus.., semakin banyak alternatif dlm ruang2 ekspresi komunitas film..
Namun, jngan lupakan spirit ideologis cita2nya jelas.. Agar arah n target kongres ini jelas..!!!!
bagaimana caranya saya mendapatkan info/notulensi hasil Kongres Kegiatan Perfilman Berbasis Komunitas 2010 kemarin ya? kita di medan yang tidak bisa hadir dalam kongres tersebut ingin tahu apa-apa saja hasilnya. thanks!
23 comments
Comments feed for this article
February 11, 2010 at 7:41 pm
gusblero
joint…
February 11, 2010 at 10:59 pm
hendra dicaprio
saya akan usahakan untuk hadir
February 11, 2010 at 11:09 pm
Komunitas Pecinta Karya Fiksi FiXiMix
Terima kasih atas informasi aktivitas dan undangan untuk menghadiri Temu Komunitas Film (KKFBK) yang akan diselenggarakan. Semoga kita dapat bekerja sama lebih lanjut.
Salam kreatif!
FiXiMix
fiksikan dunia
February 13, 2010 at 4:02 pm
saeful adha
Luar biasa Kongres ini!!!
Jaya Film Indonesia!!!
February 17, 2010 at 2:44 pm
dwi
nuwun.
nice info.
February 17, 2010 at 2:47 pm
Uki Bayu Sedjati
Silaturahim untuk penyegaran, penting. Semoga lancar dan manfaat.OK
February 17, 2010 at 2:49 pm
Rumli ( Embie ) C Noer
Tiga Hal yang masih jadi persoalan genting dalam setiap gagasan pengembangan budaya:
1 – Ketidakjujuran; ini adalah pangkal terpuruknya Nusantara sejak berabad-abad. Karena itu di forum nanti hal Kejujuran, meski nampak sebagai soal Klise, harus menjadi prioritas utama sebagai landasan PERJUANGANNYA.
2 – Ketidakguyuban; sebagai bangsa yang memiliki budaya sangat guyub, secara sistematis telah berabad-abad di didik menjadi bangsa yang semakin jauh dengan Keguyuban. Maka Keguyuban atawa Kebersamaan harus secara ketat menjadi frame di dalam semua kegiatan yang dilaksanakan. Individualisme harus di letakan dalam ruang keyakinan pribadi, bukan di ruang kerja sosial.
3 – Berkembangnya politik adudomba antar unsur budaya; Politik lawan Seni; Seni lawan Eknomi; Pendidikan lawan Filsafat; Tenologi lawan Sastra; dst.dst. Karena itu, alangkah indah dan strategisnya jika dalam forum nanti, persoalan keutuhan dan harmonisasi budaya menjadi bagian utama yang harus dihasilkan. Harmonisasi: Seni, Ekonomi, Politik, Teknologi, Pendidikan, Sastera, Filsafat, dst.
Mari kita wujudkan Kebudayaan Indonesia Jilid II!
Rumli ( Embie ) C Noer
KEDAI FILM NUSANTARA
February 17, 2010 at 2:50 pm
gusblero
langkah panjang sdh dicanangkan…..rawe-rawe rantas full ayo kita dukung…..salam film nusantara
February 18, 2010 at 3:55 am
HizaRo
Great…Sukses acaranya
Semoga bisa berpartisipasi
February 19, 2010 at 2:44 am
Rumli ( Embie ) C Noer
Untuk konco-koncoku alumni SMPM SIMPON 3 (lulusan 1972) juga SMAN 3 Warung Miri yang seangkatan dg YASUDAH, yang masih bercokol di Solo. Kalau ada yang membaca forum ini, ayo kita sekalian reuni2an. ( hehe.. numpang promosi, mumpung ada kesempitan hehe, mtrnwn )
Salam
Rumli ( Embie ) C Noer
February 19, 2010 at 4:58 am
welldy iweld
kami dari kine wakref uir akan berusaha hadir di acara akbar ini.
February 20, 2010 at 12:52 pm
Agus Darmawan
Sebuah kabar gembira bagi perfileman berbasis komunitas, jika ada kongres semacam ini seakan mengurai benang dalm jerami. seakan kita sedang membuat jejaring bersama seperti halnya nelayan yang mau nangkap ikan pake jaring… nah kongres itu adalah pembuatan jaring tersebut.
Saya pribadi mungkin juga tergolong pembuat film berbasis komunitas tersebut.
Tapi saya sendiri tidak punya komunitas, tapi sering main iberbagai komunitas film….
Semoga kongres ini bermanfaat bagi sejarah perfileman Indonesia.
February 21, 2010 at 9:38 pm
jokonarimo
maju terus
February 23, 2010 at 4:01 am
tito imanda
hebat sekali, semua panel sudah disusun detail.
kalau boleh usul, jangan ada panel paralel dong. belajar dari kongres-nya masyarakat seni pertunjukan bulan desember kemarin, agak menyebalkan kalau ada 2 panel yang menarik tapi tabrakan jadwalnya. Daripada harus ber-panel paralel, mungkin lebih baik difokuskan dulu panel2 atau isu-isu mana yang paling mendesak.
Apa pun, bravo buat panitia…!!!
March 1, 2010 at 7:15 am
temukomunitas
sudah dijawab langsung kepada yang bersangkutan.
February 24, 2010 at 4:23 am
purba
maaf mas admin, mau nanya,
link untuk 12,9 AJ kine klub kok sudah tidak ada ya?
apakah ada masalah tertentu?
terimakasih.
March 1, 2010 at 11:44 am
kineklubuajy
terimakasih.
12,9 AJ kineklub sudah gabung lagi..
March 5, 2010 at 9:21 am
yoki
Telat daftar, karena beberapa hari ini ngak cek email…baru kirim tanggal 5 Maret, formulir pendaftarannya, salam dari Komunitas pembuat Film Pendek Kampus Untirta-Serang-Banten…(tv komunitas untirta tv)
March 6, 2010 at 3:57 am
abdul sutara
Gagasanya bagus.., semakin banyak alternatif dlm ruang2 ekspresi komunitas film..
Namun, jngan lupakan spirit ideologis cita2nya jelas.. Agar arah n target kongres ini jelas..!!!!
Salam;
Abdul R Sutara
KOMKA n SiGI Communtuy (komunitas film ciputat)
March 6, 2010 at 7:18 am
Tomy W. Taslim
Halo teman-teman panitia kongres, apakah ada ruang untuk peserta observer?
Kalau ada bagaimana prosedurnya?
Matur nuwun atas informasinya.
Salam komunitas film Indonesia!
Tomy Widiyatno Taslim
FilmPelajar.com
March 11, 2010 at 4:10 am
fikka
Yach.telat..:(
padahal pengen banget ikut
April 13, 2010 at 2:49 pm
Andi Galunk
bagaimana caranya saya mendapatkan info/notulensi hasil Kongres Kegiatan Perfilman Berbasis Komunitas 2010 kemarin ya? kita di medan yang tidak bisa hadir dalam kongres tersebut ingin tahu apa-apa saja hasilnya. thanks!
May 10, 2010 at 10:39 am
temukomunitas
akan di upload via blog ini.